Featured Image Article 1056

Seberapa Sering Sebenarnya Rambut Harus Dicuci?

Sebagai mahkota wanita, rambut harus selalu terlihat sehat dan indah. Mencuci rambut adalah hal termudah untuk menjaga kebersihan rambut. Namun sudahkah kamu mencucinya dengan benar?

Santi Photo
Santi
Contributor
di Hair

Mencuci rambut secara teratur harus dilakukan agar rambut tetap bersih dan terjaga dari masalah-masalah rambut seperti ketombe dan rambut berminyak. Akan tetapi ternyata masih banyak yang belum mengetahui bahwa jenis rambut yang berbeda menentukan seberapa sering kita harus mencuci rambut. Berikut tips mencuci rambut sesuai dengan tipe rambutmu!

Rambut Tebal dan Lurus

Rambut Tebal dan Lurus

Bagi kamu yang punya rambut tebal, mungkin lebih susah untuk menata rambutmu. Tapi keuntungannya adalah rambut tebal tidak mudah terlihat lepek meskipun tidak dicuci selama beberapa hari.

“Dengan rambut tebal, kamu bisa menunggu beberapa hari sebelum mencucinya lagi. Saya tidak menganjurkan mencuci rambut setiap hari,” kata Direktur Artistik Matrix Nick Stenson. Untuk membuat helai rambutmu lebih mudah ditata, pilihlah shampo yang mengandung pelembut atau keratin. “Rambut tebal dan lurus juga memiliki kelebihan, yaitu lebih bersinar,” tambah Papanikolas.

Rambut keriting

Rambut Keriting

Pada rambut keriting, minyak dari kulit kepalamu tidak akan mudah turun ke bawah seperti pada rambut lurus. Jadi, cewek dengan rambut keriting juga bisa mencuci rambutnya selang beberapa hari. Rambut keriting ibaratnya jeans. Jeans terasa nyaman dipakai setelah beberapa hari, dan ini juga berlaku pada rambut keriting. Mencuci dua kali dalam seminggu lebih dianjurkan untuk rambut keriting.

Gunakan juga shampo dengan moisturizer atau cleansing conditioner yang akan membersihkan kotoran dari rambutmu tanpa menyingkirkan kelembabannya.

BACA JUGA: Tampil Percaya Diri Dengan Rambut Keriting

Rambut diwarnai

Rambut yang Diwarnai

Pada saat mencuci rambut yang diwarnai, berhati-hatilah untuk hanya membuang kotoran dan sisa-sisa pewarnaan. Begitu juga ketika kamu memakaikan conditioner atau menatanya. Pewarna rambut mempengaruhi kesehatan rambut dan membuatnya lebih berpori. Terlalu sering menyamponya bisa menyebabkan molekul warna masuk ke dalam kantong rambut. Untuk menjaga warna tidak pudar, gunakan shampo yang mengandung formula yang membuat warna lebih awet.

Keramas sesuai dengan jenis rambutmu agar tidak hanya bersih, namun juga tetap sehat, lembut, dan berkilau. Selamat mencoba.

BACA JUGA: Memilih Warna Rambut Yang Cocok Ternyata Susah-Susah Gampang Lho!

Rambut diluruskan

Rambut yang Diluruskan

Rambut yang diluruskan menggunakan bahan kimia cenderung lebih rapuh, apalagi pada saat basah. Jadi cucilah dengan lembut dan hati-hati menggunakan shampo. Usahakan juga untuk tidak mengubah pH terlalu drastis. Sebaiknya cuci rambut sekali saja tiap minggunya dengan shampo yang lembut, seperti yang mengandung biotin, minyak eucalyptus, dan kedelai.

Rambut Halus

Tipe rambut halus cenderung kurang bervolume dan lebih cepat berminyak dibandingkan tipe rambut tebal. Mencucinya setiap hari tidak dianjurkan karena dapat merusak helai-helai rambut. Untuk tipe rambut halus, mencucinya dengan shampo sebanyak 3 kali dalam satu minggu sudah cukup. Pilih juga kondisioner yang tidak berat sehingga tetap ringan ketika dipakaikan pada rambut. Kondisioner atau produk apa saja yang menambah beban pada rambut dapat menyebabkan rambut semakin terlihat lepek.

Seorang celebrity hairstylist, George Papanikolas, yang juga pernah menangani Kim Kardashian menyarankan untuk memfokuskan pemakaian kondisioner di bagian tertentu saja pada rambut. Dengan demikian, rambut tidak akan terbebani oleh produk perawatan rambut. Gunakan sedikit saja kondisioner pada bagian tengah dan ujung rambut.

BACA JUGA: Ini Tanda-Tanda Kamu Menggunakan Hair Conditioner Yang Salah