Featured Image Article 1993

Sering Mengeluh, Baik Atau Buruk?

Setiap orang memiliki cara sendiri untuk melepaskan uneg-unegnya. Salah satunya adalah dengan mengeluh. Sebenarnya, kebiasaan mengeluh itu lebih banyak efek baik atau buruknya ya?

Santi Photo
Santi
Contributor
di Lifestyle

Apakah kamu suka mengeluh? Atau sering mendengar keluhan? Meskipun terkadang jengkel juga kalau mendengar orang suka mengeluh, namun ternyata mengeluh juga ada efek baiknya di samping efek buruk tersebut. Apa saja itu? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Efek Baik Mengeluh

Berikut ini adalah efek baik dari mengeluh:

Membantumu Berteman

Mengeluh dapat membantumu berteman

Pernahkah ketika kamu harus antri dan tiba-tiba ada cewek di depanmu menoleh dan bilang, “Lama banget sih? Sampai kapan nih?” Seorang profesor di bidang psikologi dari Clemson Univeristy, Robin Kowalski, mengatakan bahwa tidak diragukan lagi bahwa mengeluh bisa memberimu keuntungan.

Kowalski, yang mengemukakan pendapatnya di New York Magazine ini menyebutkan bahwa hal tersebut bisa menjadi icebreaker yang efektif. Sama halnya dalam hubungan pertemanan yang sudah lama terjalin. Jangan bilang kalau kamu tidak pernah membicarakan temanmu yang lain dan mengeluh tentangnya. Untungnya, keluhanmu itulah yang dapat mempererat hubungan dengan temanmu.

Membuatmu Bahagia

Sebuah studi yang cukup terkenal di tahun 1989 dan dilakukan oleh psikolog Mihaly Csikszentmihallyi dan Judith LeFevre menemukan bahwa meskipun orang yang bekerja sering berharap seandainya mereka bisa berada di tempat lain, namun ternyata faktanya menyebutkan bahwa mereka merasa lebih tenang berada di tempat kerjanya daripada di tempat lain. Para ilmuwan menyebut hal ini sebagai “paradoks bekerja”. Banyak orang yang menjadi lebih bahagia dengan mengeluh tentang pekerjaan mereka, dibandingkan dengan ketika mereka memanjakan diri dengan berbagai macam kemewahan dan kesenangan.

Membuatmu Lega

Mengeluh membuatmu lega

Melampiaskan kekesalanmu, terutama lewat tulisan, memang cukup membantu untuk menghilangkan ketegangan. James Pennebaker, seorang ahli psikologi sosial di University Of Texas, melakukan riset terhadap orang-orang yang pernah mengalami kejadian traumatis. Dengan menumpahkan perasaan di atas kertas, keadaan mental dan fisik mereka pun membaik. Sebaliknya, pikiran dan perasaan yang dipendam kemungkinan akan menyebabkan stres dan masalah kesehatan dalam jangka panjang.

Memperpanjang Hidupmu

Penelitian menyatakan bahwa orang yang cerewet dan sering mengeluh hidup lebih lama dan lebih sehat karena mereka menghindari resiko dan tidak menaruh banyak harapan terhadap sesuatu. Sehingga apapun yang terjadi, mereka menerimanya sebagai kejutan-kejutan kecil. 

Efek Buruk Mengeluh

Mengeluh juga dapat membawamu ke efek-efek buruk, seperti berikut ini:

Bisa Membuatmu Sedih

Mengeluh membuatmu sedih

Meskipun bisa membuatmu bahagia, mengeluh juga bisa menimbulkan respon yang sebaliknya, yaitu membuatmu sedih. Mereka yang memiliki karater negatif cenderung membuat pernyataan-pernyataan negatif di media sosial. Ketika apa yang mereka posting tidak mendapatkan likes, kepercayaan diri mereka menurun dan mereka mulai bersedih.

Menjadikanmu Bodoh

Pengusaha dan penulis buku Three Simple Steps: A Map To Success In Business, Trevor Blake, menunjukkan data ini di dalam bukunya. Terekspos hal-hal yang bersifat negatif selama 30 menit atau lebih sebenarnya akan menghilangkan neuron di dalam hippocampus otak. Bagian tersebut merupakan bagian yang diperlukan untuk problem solving


So ladies, mau mengeluh atau tidak memang terserah padamu. Namun, ketahuilah bahwa tidak semua orang bersedia untuk terus-menerus menyediakan waktunya untuk mendengarkan keluhanmu. Apapun yang dilakukan secara berlebihan itu tidak baik, termasuk mengeluh.