Featured Image Article 2723

5 Fase Setelah Putus Cinta yang Biasa Dialami Wanita

Putus cinta memang hal yang paling bikin galau! Kamu sudah fase yang mana, ladies?

Wikan Photo
Wikan
Contributor
di Relationship

Putus cinta memang menjadi hal yang sangat membekas dan terkadang luka yang ditimbulkan pun akan sulit untuk dihapuskan. Butuh berminggu- minggu, berbulan- bulan, bahkan bertahun- tahun untuk menyembuhkannya. Namun tahukah kamu, ternyata ada 5 fase berduka yang akan dialami wanita setelah putus cinta yang justru bisa mempercepat penyembuhan lukanya. Seorang pakar hubungan bernama Elina Furman menyatakan bahwa 5 fase duka yang akan dialami wanita setelah putus cinta ini wajar dirasakan dan merupakan bagian dari proses penyembuhan itu sendiri. Nah ini dia 5 fase duka yang bisa membantumu untuk move on.

Fase Penyangkalan

Pada fase ini sering ditemui wanita yang masih berusaha menghubungi mantan kekasihnya. Mereka menyadari bahwa mereka telah putus namun masih mencoba untuk menyangkalnya dan berupaya untuk meneruskan hubungannya. Hal ini dikarenakan rasa terkejut yang dialami karena berubahnya rutinitas secara drastis, seperti saling mengirim pesan setiap harinya, namun setelah putus rutinitas itu telah hilang.

Fase Kebingungan

Apa yang salah padaku? Kenapa dia memutuskanku? Pertanyaan semacam ini sering timbul pada fase kebingungan. Merasa bingung, menyesal, dan merasa bersalah adalah beberapa indikasinya. Pada fase ini wanita seringkali masih ingin untuk dekat dengan mantan kekasihnya, namun dia sudah mau menerima bahwa mereka telah putus. Di dalam hal ini sangat disarankan untuk menghindari pertemuan dengan mantan kekasih dan lebih menyibukkan diri dengan banyak kegiatan yang bisa membantumu melupakan sejenak rasa sakit dan sepi yang kamu rasakan.

Fase Marah

Pada fase ini seringkali kamu ladies merasa sangat membenci mantan kekasihnmu dan merasa marah karena telah dibuat patah hati. Meskipun begitu, para ahli hubungan sepakat bahwa fase ini sangat baik untuk membantu proses penyembuhan karena pada fase ini kamu dapat mengungkapkan kemarahanmu yang selama ini terpendam. Hal yang disarankan pada fase ini adalah hubungi sahabat yang berempati padamu dan habiskan beberapa hari bersama mereka.

Fase Sedih Akut

Sepertinya fase ini terdengar lebih mengerikan dari fase- fase sebelumnya. Pada fase ini biasanya wanita hanya akan mengurung diri di kamar dan menangis berjam- jam karena sesuatu yang tidak mereka ketahui alasannya. Namun, para pakar menyatakan bahwa dengan adanya fase ini, maka hal itu menandakan bahwa kamu memiliki emosi yang sehat.

Fase Move On

Jika kamu sudah dalam fase move on, biasanya kamu akan merasa lebih baik dan telah terbiasa dengan kesendirian. Pada fase ini kamu dapat melihat hal- hal atau benda-benda yang berkaitan dengan mantan kekasih dengan biasa saja tanpa ada drama yang berlebihan. Pada fase ini kamu bisa memandang masa depan dengan lebih positif dan merasa menjadi pribadi yang lebih baik.


Nah itu dia ladies, 5 fase yang biasa dilalui wanita setelah putus hubungan. Tapi yang perlu kamu ingat adalah kunci dari menyembuhkan patah hati adalah kamu mau menerima keadaan saat ini dan yakin bahwa ada sesuatu yang lebih baik untuk kamu di luar sana. Jadi kamu tidak perlu bersedih lagi ya, ladies.